Showing posts with label komponen elektronika. Show all posts
Showing posts with label komponen elektronika. Show all posts

Sunday, November 23, 2014

Pengertian Semikonduktor, Semikonduktor tipe n dan tipe p

Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan penjelasan mengenai pengertian Semikonduktor,Semikonduktor tipe n dan tipe p.Suatu bahan ataupun unsur di alam sangatlah tidak sedikit.Di antara bahan atau unsur ada yang bersifat Konduktor(Bahan yang mampu mengalirkan arus listrik), isolator(bahan yang tidak dapat mengalirkan arus listrik),dan semikonduktor(Merupakan bahan yang memiliki sifat di antara dua sifat bahan yaitu konduktor dan isolator).Untuk penjelasan lebih lengkap mengenai pengertian Semikonduktor,Semikonduktor tipe n dan tipe p silahkan anda baca berikut ini:

Pengertian Semikonduktor

 pengertian Semikonduktor, Semikonduktor tipe n dan tipe p
Semikonduktor adalah Suatu Bahan seperti silikon yang berada di antara konduktor dan isolator.Jumlah elektron valensinya adalah 4 buah.Keempat buah valensi ini akan berikatan dengan elektron yang ada di sekelilingnya,sehingga terbentuklah ikatan kovalen dengan ion-ion atom sebelahnya.


Semikonduktor tipe n dan tipe p

 pengertian Semikonduktor, Semikonduktor tipe n dan tipe p
Semikonduktor tipe n    merupakan silikon murni yang dapat diubah-ubah tingkat konduktivitasnya dengan cara menambahkan (doping) unsur lain yang berbeda jumlah elektron valensinya.Proses penambahan unsur lain ini mengakibatkan silikon menjadi tidak murni (ekstrinsik).

Semikonduktor tipe p terjadi jika bahan silikon di-doping dengan bahan yang lain yang mempunyai elektron bervalensi tiga,maka akan diperoleh semikonduktor tipe p karena terjadi kekurangan elektron.Kekurangan elektron ini mengakibatkan kovalen yang bolong (hole).Hole merupakan digambarkan sebagai akseptor  yang dapat menerima elektron.

Demikian pembahasan mengenai pengertian Semikonduktor,Semikonduktor tipe n dan tipe p.Semoga bermanfaat dan menambah wawasan dan pengetahuan saudara.Mohon maaf jika terdapat kekurangan dalam postingan kali ini.Anda dapat memberikan kritik dan saran serta komentar melalui kotak komentar yang tersedia di bawah ini.Terima kasih atas kunjungannya.



Saturday, November 22, 2014

Fungsi Induktor Dan Pengertian Induktor (Reaktor)

Fungsi Induktor Dan Pengertian Induktor (Reaktor)
Induktror adalah salah satu komponen elektronika dasar yang digunakan dalam rangkaian yang arus dan tegangannya dapat berubah-rubah karena induktor memiliki kemampuan yang dapat memproses arus bolak-balik.Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan penjelasan mengenai Fungsi Induktor Dan Pengertian Induktorsetelah sebelumnya saya juga membahas mengenai komponen elektronika yaitu Fungsi,Pengertian,Jenis-jenis,Dan Rumus Kapasitor.Untuk lebih jelasnya mengenai Fungsi Induktor Dan Pengertian Induktor,anda dapat membaca berikut ini:

Fungsi Induktor Dan Pengertian Induktor

Fungsi Induktor Dan Pengertian Induktor

Sebuah induktor atau reaktor adalah komponen yang berfungsi untuk menyimpan energi pada medan magnet yang terjadi akibat adanya arus listrik yang melintasinya.Kemampuan induktor dapat menyimpan energi magnet tergantung induktansinya,dalam satuan henry.Biasanya suatu konduktor adalah sebuah kawat penghantar yang dibentuk menjadi kumparan.Dengan adanya lilitan dapat membantu membuat medan magnet yang kuat di dalam kumparan dikarenakan hukum induksi faraday.
Sebuah induktor ideal memiliki induktansi,tetapi tanpa kapasitansi ataupun resistansi,yang dapat menghemat daya.Sebuah induktor pada kenyataannya merupakan campuran dari induktansi.Beberapa resistensi karena resistivitas kawat,dan beberapa kapasitansi.pada suatu frekuensi,induktor dapat dijadikan sirkuit resonasi dikarenakan resistivitas kawat,dan adanya beberapa kapasitansi.Selain daya yang tidak hemat(Boros)pada resistansi kawat di dalam inti karena efek histeris.

Demikian pembahasan mengenai Fungsi Induktor Dan Pengertian Induktor.Semoga bermanfaat dan menambah wawasan dan pengetahuan saudara.Mohon maaf jika terdapat kekurangan dalam postingan kali ini.Anda dapat memberikan kritik dan saran serta komentar melalui kotak komentar yang tersedia di bawah ini.Terima kasih atas kunjungannya.

Thursday, November 20, 2014

Fungsi,Pengertian,Jenis-jenis,Dan Rumus Kapasitor

KOMPUTERMESH - Kali ini saya akan membahas mengenai komponen elektronika yang disebut kapasitor. Setelah sebelumnya saya juga membahas artikel yang juga mengenai elektronika yaitu pengertian Resistor Dan Jenis-jenis Resistor.Berikut beberapa jenis kapasitor yang sering digunakan seperti:Kapasitor elektrostatis,kapasitor elektrolitik,dan kapasitor elektrokimia.Dan untuk mengetahui lebih jelasnya langsung saja anda simak Fungsi,Pengertian,Dan Jenis-jenis Kapasitor berikut ini:

Pengertian Kapasitor

Fungsi,Pengertian,Jenis-jenis,Dan Rumus Kapasitor
Kapasitor adalah komponen elektronika yang mampu menyimpan muatan listrik,yang terbuat dari dua buah keping logam yang dipisahkan oleh bahan dielektrik,seperti keramik,gelas,vakum,dan lain-lain.Muatan positif dan negatif akan berkumpul pada kedua ujung berlainan tersebut,apabila kedua ujung metal (elektroda)dihubungkan dengan sumber tegangan.

Fungsi Kapasitor

Berfungsi untuk menyimpan muatan listrik/elektron yang disebut dengan kapasitansi.Beberapa ilmuan menyatakan bahwa jika sebuah kapasitor yang diberi tegangan 1 volt dapat memuat elektron sebanyak 1 coloumb maka dikatakan bahwa kapasitor tersebut memiliki kapasitansi 1 farad.Berikut secara matematis,jika dinyatakan secara rumus:

Rumus Kapasitor

C = Q/V
C = Nilai kapasitansi,dalam F (Fared)
Q = Muatan elektron,dalam C (Coloumb)
V = Besar Tegangan,dalam V (Volt)
Dalam perhitunganya,kapasitansi dihitung dengan mengetahui luas daerah pelat metal(A),Jarak antara kedua pelat metal (t),serta konstanta bahan elektrik (K).Secara matematis,dapat dituliskan seperti berikut:
C =(8,85x10-12)(KA/t)

Jenis-jenis Kapasitor

  • kapasitor elektrostatis

Kapasitor jenis ini terbuat dari bahan keramik,film,dan mika.Namun banyak yang menggunakan bahan jenis keramik dan mika karena harganya lebih murah bila dibandingkan dengan yang lain.Kapasitor jenis ini termasuk dalam kapasitor nonpolar.

  • Kapasitor elektrolitik

Kapasitor jenis ini terbuat dari lapisan metal-oksida.pada umumnya kapasitor jenis ini dalam pembuatannya menggunakan proses yang disebut denga elektrolisis,sehingga dapat terbentuk kutub positif dan kutub negatif.

  • Kapasitor elektrokimia

Kapasitor yang terbuat dari campuran larutan atau bahan kimia ke-dalamnya.contoh kapisitor jenis ini dapat kita jumpai di sekitar kita seperti baterai dan accumulator(aki).Baterai dan aki memiliki tingkat kebocoran arus yang sangat kecil dan kapaitansi yang besar.

Dan itulah Fungsi,Pengertian,Jenis-jenis,Dan Rumus Kapasitor.Semoga bermanfaat dan menambah wawasan saudara.Jika terdapat kekurangan saya minta maaf.Silahkan bagi saudara yang ingin memberikan saran atau komentar dibawah ini saya ucapkan terima kasih.

Thursday, June 5, 2014

Pengertian Resistor Dan Jenis-jenis Resistor

Pengertian Resistor Dan Jenis-jenis Resistor
Pengertian Resistor Dan Jenis-jenis Resistor
Apa kabar sahabat komputer?Postingan kali ini adalah postingan awal mengenai komponen elektronika dengan judul Pengertian resistor Dan Jenis-jenis Resistor.Di dalam komponen elektronika mempunyai 2 sifat yaitu komponen yang bersifat aktif dan komponen yang bersifat pasif.Yang bersifat aktif mempunnyai kemampuan untuk menguatkan dan mengarahkan aliran arus listrik di dalam rangkaian elektronik,Seperti transistor dan dioda.Dan yang kedua,yaitu komponen yang bersifat pasif kebalikan dari komponen aktif yaitu tidak mempunnyai kemampuan untuk menguatkan dan mengarahkan aliran arus listrik di dalam rangkaian elektronik.Langsung saja pengertian,Jenis Resistor,dan Kode warna resistansi berikut ini:

Pengertian Resistor
Resistor adalah komponen elektronika yang mempunyai fungsi untuk menghambat arus atau berfungsi untuk membatasi arus listrik yang mengalir pada suatu rangkaian elektonika.Dalam bahasa indonesia istilah lain dari resistor adalah tahanan.Untuk membuat resistor di perlukan bahan yang bernama karbon.Satuan besarnya tahanan dari sebuah resistor adalah ohm, dengan Simbol Ω. Resistor ini diguanakan untuk bagian dari rangkaian dan sirkuit elektronik,dan juga merupakan salah satu komponen yang umum digunakan.Anda juga bisa membuat resistor dari bahan yang lain seperti komponen dan film,bahkan kawat resistansi dapat digunakan untuk pembuatan resistor. Secara fisik kekuatan resistor tergantung dari besar kecilnya resistor.Semakin besar resistor maka semakin tahan panas saat menahan arus listrik.Begitupun sebaliknya Semakin kecilnya resistor maka semakin tidak tahan panas saat menahan arus listrik.

Jenis Resistor 
Ada 2 macam jenis resistor,yaitu resistor tetap dan resistor variable. 
Resistor tetap yaitu resistor yang mempunyai nilai hambatan yang tetap.Yang terbuat dari bahan seperti karbon,kawat,atau paduan logam. Pada resistor tetap,terdapat warna pada kode gelang agar memudahkan kita untuk mengenali besar kecilnya resistansi tanpa harus mengukur dengan ohmmeter.Kode warna tersebut adalah kode warna yang dikeluarkan oleh EIA (Electronic Industries Association) yang merupakan standar manufaktur.
Berikut ini merupakan tabel kode warna dan besarnya resistansi.

WarnaNilaiFaktor PengaliToleransi
Hitam
0
1
-
Coklat
1
10
1%
Merah
2
100
2%
Jingga
3
1.000
-
Kuning
4
10.000
-
Hijau
5
100.000
Biru 
6
10^6
-
Ungu
7
10^7
-
Abu abu
8
10^8
-
Putih
9
10^9
-
Emas
-
0,1
5%
Perak
-
-0,01
10%
Tanpa warna
-
-
20%

Penjelasan:
Gelang pertama dan gelang kedua memperlihatkan nilai satuan dari resistansi.Gelang ketiga termasuk faktor pengali dan gelang terakhir merupakan toleransi resistansi.Intinya semakin kecil toleransi suatu tahanan maka semakin baik pula tahanan tersebut. Misalanya,resistor dengan gelang kuning,ungu,merah,dan emas.Menurut tabel yang anda lihat di atas,gelang yang berwana kuning mempunyai nilai=4 dan gelang yang berwana ungu mempunyai nilai=7 Maka,gelang pertama dan kedua atau kuning dang ungu berurutan,nilai satuannya adalah 47.Gelang ketiga merupakan faktor pengali.Karena warnanya merah maka faktor pengalinya adalah 100.Dengan demikian,nilai resistansi resistor tersebut adalah nilai satuan x faktor pengali (47x100) = 4,7 kohm (kilo ohm) dengan toleransi yaitu sebesar 5%.

Resistor variable atau nama lainnya potensiometer adalah resistor yang  dapat di diubah-ubah besar hambatannya.Ada banya k jenis yang termasuk ke dalam resistor variable.Seperti resistor VDR(Voltage dependent resistor),Resistor LDR(Light Dependent Resistor), dan yang terakhir KSN(Koefisien Suhu Negative).

Sampai disini postingan Pengertian Resistor Dan Jenis-jenis Resistor.Semoga bermanfaat bagi anda dan terima kasih atas kunjungannya.Jika ada pertanyaan mengenai artikel ini silahkan berkomentar melalui di bawah ini.